background images light

Ketahuilah Cara Berhubungan Intim Menurut Islam

November 26, 2022
Share
Ketahuilah Cara Berhubungan Intim Menurut Islam

Bagi seseorang yang sudah menikah, perlu sekali untuk mengetahui tata cara berhubungan intim menurut Islam. Sebab, selain merupakan kebutuhan dasar, dari hal ini pun diharapkan melahirkan putra putri saleh dan salehah yang mampu meneruskan perjuangan agama. Oleh karena itu, sangat penting menerapkan semua adab dan tata kramanya.

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah tepatnya ayat ke-223 telah dijelaskan bagaimana praktik berhubungan badan antara suami istri ini. Disebutkan bahwa seorang wanita diibaratkan sebagai tempat bercocok tanam bagi suaminya, dan diperkenankan bagaimana saja yang dikehendaki. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus diketahui.

cara berhubungan intim menurut islam

1. Membaca Doa Sebelum Melakukan Hubungan Badan

Sebelum melakukan hubungan badan, baik suami maupun istri diharuskan membaca basmalah serta doa terlebih dahulu. Sebab dengan berdoa, berharap untuk dijauhkan dari setan. Selain itu, jika nantinya oleh Allah dikehendaki lahirnya seorang anak, maka selamanya tidak akan diganggu oleh setan. Berikut doa yang dapat dibaca sebagaimana hadits riwayat Bukhari dan Muslim:

بسم الله اللهم جنبنا الشيطاان وجنب الشيطاان مارزقنا

Bismillah allahumma jannibnaa asy-syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqnaa

2. Melakukan Pendahuluan

Dalam agama Islam, seseorang yang akan berhubungan intim tidak dianjurkan untuk terburu-buru. Perlu sekali bagi suami dan istri membangun kenyamanan selama aktivitas ini. Oleh karena itu, sebelumnya harus melakukan pendahuluan terlebih dahulu. Seperti dengan melakukan sentuhan fisik dan lainnya.

3. Doa Ketika Akan Keluar Sperma

Tata cara berhubungan intim menurut Islam selanjutnya adalah dikhususkan bagi pihak laki-laki. Yaitu, ketika merasa akan mengeluarkan sperma dianjurkan untuk membaca sebuah doa. Karena nantinya diharapkan akan lahir keturunan yang baik dan tentunya selalu taat agama, bertakwa kepada Allah SWT. Berikut yang harus dibaca:

Baca juga   Hukum Tanam Bulu Mata Dalam Islam

Allahummaj’al nuthfatnaa dzurriyyatan thayyiban

4. Dilarang Menjima’ Istri yang Sedang Haid

Seorang suami memang dibebaskan bersenang-senang dengan istrinya. Namun hal ini dikecualikan ketika pihak wanita sedang dalam masa haid. Dalam dunia medis pun telah dituturkan bahwa hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penularan penyakit. Oleh karena itu, seorang pria harus mengetahuinya.

Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 22 pun sudah menerangkan mengenai larangan ini. Dalam penjelasannya disebutkan bahwa darah haid yang keluar dari seorang wanita merupakan sebuah kotoran. Oleh karenanya, jika ingin melakukan hubungan badan, para suami harus menantinya hingga masuk masa suci dan telah melakukan mandi besar.

5. Tidak Menceritakan pada Orang Lain

Sungguh bukanlah perbuatan yang pantas untuk menceritakan masalah ranjang kepada orang lain. Karena ini merupakan aktivitas yang intim dan rahasia antara seorang suami dan istri. Sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Bulughul Marom pada bab ‘Usyrotun Nisa’ (menggauli istri).

Dalam kitab tersebut terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abi Sa’id Al Khudri. Yang mana dijelaskan bahwa seseorang memiliki kedudukan paling jelek di sisi Allah SWT pada nanti di hari kiamat yaitu laki-laki yang menggauli istrinya, lalu menyebarkan rahasia ranjangnya. Hal inilah yang perlu menjadi perhatian untuk selalu diingat.

6. Adab-adab Lainnya

Selain tata cara yang telah disebutkan di atas, terdapat adab-adab lain yang dijelaskan oleh Imam Al Ghazali dalam kitab karangannya yang berjudul Al-Adab fid Din halaman 175. Dijelaskan suami dan istri tidak baik untuk memperbanyak bicara ketika sedang melakukan hubungan badan. Selain itu, dilarang melihat kemaluan sebab dapat menurunkan daya penglihatan.

Adab berhubungan badan lainnya yaitu memakai selimut sebagai penutup. Dianjurkan pula membersihkan tempat tidur sebelum melakukannya. Bisa juga menambahkan wewangian yang memiliki aroma khusus. Dan tentunya diawali dengan sebuah doa.

Baca juga   4 Sikap Teladan Nabi Nuh, Wajib Ditiru !

Demikian beberapa tata cara berhubungan intim menurut Islam yang perlu sekali digunakan sebagai pengingat. Sangat penting untuk diterapkan sebab lahirnya anak diharapkan mampu memegang teguh ajaran agama.

Artikel Lainnya

Artikel Lain yang mungkin anda suka...